TUGAS
BIOLOGI SEL
RETIKULUM
ENDOPLASMA
Dosen
pembimbing
Arif
sardi,M.Si
Di
susun oleh :
Kelompok
6
Baihaqi
:160703063
Novia Illyin : 160703085
Nur afzah :15.........
FAKULTAS
SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI AR RANIRY
BANDA
ACEH
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. Karena atas nikmat dan karuniaNYA
sehinnga kami bisa menyelesaikan tugas makalah ini dengan judul “Retikulum
Endoplasma “.
Terima
kasih kami ucapkan kepada dosen pembimbing dan kepada semua yang telah membantu
kami dalam penyusunan makalah ini, khususnya kepada teman-teman mahasiswa yang
selalu mendukung dan memberikan kami semangat dalam penyusunan makalaah ini.
Semoga
makalah ii bisa memberian konstribusi kepada teman teman mahasiswa,kritik dan
saran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan demi perbaikan makalah kami
selanjutnya.
.
Penulis
Sabtu
06 Mei 2017
DAFTAR
ISI
JUDUL....................................................................................................................... 1
KATA
PRNGANTAR................................................................................................ 2
DAFTAR
ISI............................................................................................................ 3
BAB
I PENDAHULUAN........................................................................................ 4
1. LATAR
BELAKANG............................................................................... 4
2. RUMUSAN
MASALAH.......................................................................... 4
3. TUJUAN................................................................................................... 4
BAB
II TINJAUAN PUSTAKA.............................................................................. 5
BAB
III PEMBAHASAN........................................................................................ 7
A. PENGERTIAN
RETIKULUM ENDOPLASMA..................................... 7
B. STUKTUR
RETIKULU ENDOPLASMA.............................................. 8
C. KOMPOSISI
KIMIA RETIKULUM ENDOPLASMA........................... 10
D. FUNGSI
RETIKULUM ENDOPLSMA................................................. ` 11
BAB
IV PENUTUP................................................................................................. 12
I.
Kesimpulan.......................................................................................................... 12
DAFTAR
PUSTAKA............................................................................................... 13
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar
Belakang
Retikulum endoplasma (RE) adalah organel yang
dapat di temukan pada semua sel eukariotik. Fungsi utama retikulum endoplasma
berfariasi,tergantung pada jenisnya.
Pada bagian bagian retikulum
endoplasma tertentu terdapat ribuan ribosom.ribosom merupakan tempat dimana
proses pembentukan proteinterjadi di dalam sel.bagian ini juga di sebut
rekikulum endoplasma kasar,kegunaan dari retikulum endoplasma dasar adalah
untukmengisolir dan membawa protein tersebut bagian bagian sel lainnya.
Kebanyakan protein tersebut tidak di perlukan sel dalam jumlah banyak dan
biasanya akan dikeluarkan dari sel. Contoh rotein tersebut adalah enzim dan
hormon.
Sedangkan bagian-bagian Retikulum Endoplasma
yang tidak diselimuti oleh ribosom disebut Retikulum Endoplasma Halus atau Smooth
Endoplasmic Reticulum.
Kegunaannya adalah untuk membentuk
lemak dan steroid. Sel-selyang sebagian besar terdiri dari Retikulum Endoplasma
Halus terdapat di beberapa organ seperti hati.
Berdasarkan latar belakang di atas,
maka penulis tertarik untuk menulis tentang “Retikulum Endoplasma”.
2. Rumusan
Masalah
Rumusan masalah dalam
makalah ini yaitu sebagai berikut:
1. Apa
yang dimaksud dengan Retikulum Endoplasma (RE)?
2. Bagaimana
struktur dan komposisi kimia Retikulum Endoplasma?
3. Apa
fungsi dari Retikulum Endoplasma?
4. Apa
itu biosintesis protein dan glikosilasi ?
5. Apa
itu biosintesis fospolipid dan gliserol ?
3. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dalam
penulisan makalah ini yaitu penulis dapat menjelaskan tentang definisi,struktur,komposisi
kimia dan fungsi Retikulum Endoplasma secara umum.
BAB
II
TINJAUAN
PUSTAKA
Retikulum endoplasma dibangun dari
selaput yang membatasi ruangandengan berbagai bentuk. Ruangan disebut sisterna.
Tiap sisterna beserta selaputnyasebagian besar saling berhubungan membentuk
suatu jala. Bangunan ini khaseukariot.
.Retikulum
Endoplasma.
Retikulum endoplasma hanya dapat
terlihat dengan pengamatan mikroskopelektron. Setelah fiksasi dengan osmium
tetraoksida, terlihat bahwa selaput retikulumendoplasma, serupa dengan sel
tetapi berukuran lebih tipis sekitar 50-600A(Issoegianti dan
Wibisono, 1990:62).
Retikulum Endoplasma merupakan
bagian sel yang terdiri atas sistem membran. Disekitar Retikulum Endoplasma
adalah bagian sitoplasma yang disebutsitosol. Retikulum Endoplasma sendiri
terdiri atas ruangan-ruangan kosong yang ditutupi dengan membran dengan
ketebalan 4 nm (nanometer,10-9meter). Membran ini berhubungan
langsung dengan selimut nukleus atau nuclear envelope.
Pada bagian-bagian Retikulum
Endoplasma tertentu, terdapat ribuan ribosom atau ribosome.Ribosom merupakan
tempat dimana proses pembentukan proteinterjadi di dalam sel.Bagian ini disebut
dengan Retikulum Endoplasma Kasar atau Rough Endoplasmic Reticulum.Kegunaan
daripada Retikulum Endoplasma Kasar adalah untuk mengisolir dan membawa protein
tersebut ke bagian-bagian sel lainnya.Kebanyakan protein tersebut tidak
diperlukan sel dalam jumlah banyak dan biasanya akan dikeluarkan dari sel.
Contoh protein tersebut adalah enzim dan hormone.
Pengertian lain menyebutkan bahwa
RE sebagai perluasan membran yang saling berhubungan yang membentuk saluran
pipih atau lubang seperti tabung didalam sitoplsma.
. Terdapat dua
daerah RE yang struktur dan fungsinya berbeda jelas, sekalipuntersambung, RE
halus dan RE kasar. RE halus diberi nama demikian karena permukaan
sitoplasmiknya tidak mempunyai ribosom. RE kasar tampak kasar melaluimikroskop
elektron karena ribosom menonjol di permukaan sitoplasmik membran.Ribosom juga
dilekatkan pada sisi sitoplasmik mem bran luar selubung nukleus yang bertemu
dengan RE kasar.
Retikulum Endoplasma berupa sistem
membran yang komplek, berbentuk saluran yang pipih dalam sitoplasma dan
berhubungan dengan membran inti. Dalamsel organel ini terdapat dua bentuk yaitu
reticulum endoplasma kasar dan reticulumendoplasma halus.
Retikulum endoplasma berperan dalam
sintesis dan transpor berbagai macam subtansi kimia. RE kasar yang ditempeli
oleh ribosom berfungsi mengedarkan protein yang disintesis oleh ribosom,
sedangkan RE halus yang tidak ada ribosomnya, berperan dalam sintesis lemak,
dan metabolisme karbohidrat.
Membran RE memisahkan ruangan
internal, yaitu ruang sisternal, dari sitosol.Dan karena membran RE ini
bersambungan dengan selubung nukleus, ruang diantara kedua membran selubung itu
bersambung dengan ruang sisternal RE ini. Penyusun membran retikulum endoplasma
sangat bervariasi dari sel ke sel dan bahkan dari daerah ke daerah didalam sel
yang sama. Retikulum endoplasma adalah tempat sintesis lipid dan karbohidrat.
BAB
III
PEMBAHASAN
A. Pengrtian
Retikulum Endoplasma
Reticulum
endoplasama merupakan sistem membran yag mengisi 50 % dari sistem membran dalam
sel. RE memiliki membran yang berlipat-lipat dan membentuk ruangan berupa
labirin di dalamnya, yang disebut lumen RE.
Membran dari RE lebih tipis dari pada membran sel.
Hal tersebut dikarenakan komposisi dari molekulernya. Perbandingan protein
dengan lipida pada selaput RE lebih tinggi dari pada selaput membran sel.
Selain itu, kadar kolesterolnya lebih rendah dari pada selaput sel. Karena hal
tersebutlah, selaput RE lebih kental dan stabil. Rantai asam lemak pada RE juga
lebih pendek dan benyak yang tidak jenuh, sehingga perpindahan kearah lateral
lebih mudah dari pada selaput sel. Dan karena hal itulah RE dikatakan lebih
dinamis dari pada membran sel.
Analisis kimia menyatakan bahwa protein dalam membran
RE berupa glikoprotein, dan berupa enzim-enzim daklam rantai molekul pembawa
elekron. Enzim-enzim tersebut antara lain: Hidrolase, terutama Glukosa -6-
fosfatase, dan nukleosida-fosfatase, enzim yang berperan dalam metabolism
lemak, sintesis fosfolipida, dan steroid glikosil transferase yang berperan
sebagai katalisator dalam proses sintesis glikolipida dan glikoprotein.
Sementara enzim terbanyak di dalam selaput RE adalah glukosa-6-fosfatase.
Selain protein, RE juga tersusun dari 30-50% lemak.
Lumen di dalam RE tersusun dari cairan akuosa, yang
merupakan larutan dari berbagai jenis protein. Dan jens dari protein tersebut
bergantung pada jenis dari sel, keadaan fisiologis dan individu.
RE terdiri dari 2 macam membran, yaitu REG
(Granular/kasar) dimana permukaanya banyak ditempeli ribosom, dan REA
(Agranular/halus) yang permukaanya halus tanpa adanya ribosom.
REG merupakan organel yang bebatas membran yang
tersusun dari kantong pipih yang disebut dengan sisterna. Sementara komponen
REA berbetuk tubular.
Selain karena ada dan tidaknya ribosom dan
bentuk dari membrannya, REA dan REG memiliki perbedaan dalam komponen
penyususnya, yaitu:
Ø Kandungan
fosfolipid lebih tinggi pada REA
Ø Perbandingan
kuantitas fosfolipida dan kolesterol adalah 15 untuk REG dan 4 untuk REA
Ø Glukosa-6-fosfat
terutama di REG
Ø 5-Nukleolidase
terutama pada REA
B. Sruktur
Retikulum Endoplasma
Retikulum Endoplasma sendiri
terdiri atas ruangan-ruangan kosong yangditutupi dengan membran dengan
ketebalan 4 nm (nanometer, 10-9meter).Membran ini berhubungan langsung dengan
selimut nukleus atau nuclear envelope.Retikulum endoplasma memiliki struktur
yang menyerupai kantung berlapis-lapis. Kantung ini disebut cisternae.
Selaput retikulum endoplasma
memiliki dua permukaan yaitu permukaanhialoplasmik dan permukaan luminal.
Permukaan hialoplasmik yaitu permukaaanyang mengarah ke sitosol (hialoplasma).
Permukaan luminal yaitu permukaanyang mengarah ke lumen atau sisterna. Menempel
di permukaan hialoplasmik kadang kala terdapat butir-butir yang menyebabkan
permukaan tampak berbutir- butir.
Retikulum Endoplasma (RE) merupakan
labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma meliputi
separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik.
Dalam sel organel ini terdapat dua
bentuk yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. RE yang
ditempeli ribosom tampak berbintik-bintik sehingga tampak kasar yang disebut RE
kasar.
RE Kasar
Di
permukaan RE kasar, terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom sehingga
membran tidak tampak bersih. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. Maka,
fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. RE kasar memiliki
struktur khas yaitu setiap lembarannya tersusun atas 2 membran sel yang
kemudian menjadi satu pada bagian tepi sel masing-masing. Membran ini dibatasi
oleh kantong yang berbentuk sakulus.
Bentuk
dan letak sakulus bervariasi, sesuai dengan jenis, struktur dan fungsi
sel.Misalnya RE kasar yang yang berada di pankreas, sakulus menjadi
tampak sistematis, terarah, serta paralel antara satu kantung dengan kantung
lainnya. Contoh RE kasar yang lain tampak pada sel-sel glandula dari acini
pankreas dan paratoide terdapat pada maxilla. Hampir seluruh sakulus yang
diamati di bawah mikroskop menempati bagian basal sitoplasma. Semakin aktif
sebuah sel, maka jumlah ribosom dan sakulur akan kian banyak.
RE Halus
Berbeda dari RE kasar, RE halus tidak memiliki
bintik-bintik ribosom di permukaannya. RE halus terbetuk dari satu labirin
dengan kanalikuli yang halus, saling berhubungan, serta berinfiltrasi dalam
semua sitoplasma. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu
sintesis lipid, metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium, detoksifikasi
obat-obatan, dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. Jalur
yang dibuka dengan RE halus adalah jalur nutrisi dan mineral yang berhubungan
dengan mitokondria, tempat glikogen dan juga peroksisom. RE halus merupakan
jalinan tubuli-tubuli yang saling berkaitan dan tanpa adanya ribosom. Retikulum
endoplasma halus ditemukan berlimpah dalam sel-sel dari organ reproduksi, di
mana mereka memproduksi hormon steroid, seperti estrogen dan testosteron.
Dalam beberapa jenis sel otot, Retikulum endoplasma halus
(disebut sebagai retikulum sarkoplasma) menyimpan ion kalsium. Hasil rilis ion
kalsium ini pada kontraksi otot. Ini organel sel memiliki fungsi detoksifikasi
dalam sel hati. Retikulum endoplasma halus yang ditemukan dalam sel-sel hati
mengandung enzim-enzim detoksifikasi yang dapat menonaktifkan racun berbahaya,
seperti obat-obatan dan sisa metabolisme.
RE Sarkoplasmik
RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. RE
sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Yang membedakan RE
sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. RE halus mensintesis
molekul, sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. RE
sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot.
C. Komposisi
Unsur Kimia Retikulum Endoplasma
Ø Selaput
Retikulum Endoplasma
Dari analisis kimia diperoleh
bahwa, selaput retikulum endoplasma terdiri atas lipida 30% dan protein 70%.
Lipida sebagian besar berupa fosfatidilkolin. Selaput retikulum endoplasma
mengandung lebih sedikitglikolipida dan kolesterol daripada selaput sel. Sedangkan
protein selaputretikulum endoplasma umumnya adalah berupa glikoprotein dengan
berat molekul (BM) sekitar 10.000-20.000 dalton. Dengan teknik patah-beku
dansitokimia dapat diketahui bahwa babarapa diantara protein tersebut merupakan
enzim dan rantaian pemindahan elektron.
Enzim yang terdapat di selaput
retikulum endoplasma sangat bervariasi,antara lain glukosa-6-fosfatase atau
nukleosida fosfatase dan kosiltransferase.Glukosa-6-fosfatase atau nukleosida
fosfatase yaitu enzim yang berperan dalam metabolisme asam lemak, sintesis
fosfolipida dan steroida. Sedangkan kosiltransferase yaitu enzim yang berperan
dalam sintesis glikolipida dan glikoprotein.
Ø Cairan
Luminal Retikulum Endoplasma
Isi lumen retikulum endoplasma (RE)
merupakan cairan yangmengandung sejumlah holoprotein, glikoprotein dan
lipoprotein. Kandungan lumen RE ini sangat bervariasi seiring dengan jenis sel
dan keadaan fisilogissel tersebut. Misalnya RE plasmosit (sel plasma) berisi
imunoglobulin, RE fibroblas berisi rantaian protokolagen dan enzim-enzim
hidrolase.
D. Fungsi
Retikulum Endoplasma
Di permukaan RE kasar, terdapat
bintik-bintik yang merupakan ribosom.Ribosom ini berperan dalam sintesis
protein. Maka, fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. RE
halus Berbeda dari RE kasar, RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di
permukaannya.
RE halus berfungsi dalam beberapa
proses metabolisme yaitu sintesis lipid,metabolisme karbohidrat dan konsentrasi
kalsium, detoksifikasi obat-obatan, dan tempat melekatnya reseptor pada protein
membran sel. RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. `RE
sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan ototlurik. Yang membedakan RE
sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. RE halus mensintesis
molekul, sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. RE
sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. RE kasar dan RE halus
bersama-sama berfungsi transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke
bagian sel yang lain.
Fungsi
retikulum endoplasma adalah mendukung sintesis protein dan menyalurkan bahan
genetic antara inti sel dengan sitoplasma dan berfungsi sebagai alat
transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Berikut adalah beberapa fungsi
retikulum endoplasma:
1.
Menjadi tempat
penyimpan kalsium, bila sel berkontraksi maka kalsium akan dikeluarkan dari RE dan menuju ke sitosol
2.
Sebagai penampang
sintesis protein, untuk disalurkan ke kompleks Golgi dan akhirnya dikeluarkan
dari sel
3.
Memodifikasi protein
yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke
kompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. (RE kasar)
4.
Mensintesis lemak
dan kolesterol, ini terjadi di hati (RE kasar dan RE halus)
5.
Menetralkan racun
(detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati.
6.
Transportasi molekul-molekul
dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain
(RE kasar dan RE halus).
BAB IV
PENUTUP
I. KESIMPULAN
RE merupakan organel yang
tersusun dari membran dalam bentuk ruang labirin, sehingga dapat
membentuk lorong-lorong yang saling terhubung satu-sama lainya. RE terdiri dari
dua ruangan, yaitu ruangan yang memiliki banyak ribosom (REG/REK), dan ruangan
yang halus (REA/REH). Perbedaan keduanya terletak pada ada tidaknya ribosom,
bentuk membrane, dan perbedaan komposisi senyawa yang menyusun.AG merupakam
organel yang terbentuk dari vesikel RE. Sehingga, struktur membran dari RE dan
AG dapat dikatakan sama karena bisa saling terhubung. AG terdiri dari membran
yang bertumpuk.
RE memiliki fungsi umum sebagai bioseintesis yang dapat mensintesis
membran dan senyawa-senyawa yang dibutuhkan oleh sel itu sendiri. Sementara
fungsi dari AG lebih cenderung kepada memrosesan protein yang sudah dibuat REG,
dan penyortiran, serta pembentukan membran pelindung sel, yaitu membran plasma
dan dinding sel tumbuhan. Antara RE dan AG terjalin suatu hubungan yang sangat
erat dan berkaitan dengan fungsinya yaitu, pembuatan protein dan glicoptotein.
Pada dasarnya sama, yang membedakan hanyalah adanya gugus glukosa pada
glikoprotein
DAFTAR PUSTAKA
Champbell, Reece –
michell, 2008, Biologi Edisi Kedelapan Jilid 1 (Terjemahan), Erlangga :
Jakarta
Karp, Gerald. 2004. Cell and moleculer Biology. USA : Von Hoffmann press.
Reksoatmojo, Issoegianti. 1994. Biologi Sel.
Yogyakarta : DEPDIKBUD.
Sumandi & Marianti, Aditya. 2007. Biologi Sel. Graha Ilmu :
Yogjakarta.
.